Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake Rilis 12 Maret 2026

Berita Game Online – Bagi kalian yang telah mengikuti game Fatal Frame II dari series satu, pasti sudah tidak asing lagi dengan karakter kakak beradik Mio dan Mayu Amakura kan? Nah, pada permainan yang akan dirilis 12 Maret 2026 ini. Kalian akan melihat sikembar kembali dengan kisah lebih menegangkan, serta penuh mistis horror Jepang yang sangat melekat pada konsep game fatal frame II: Crimson Butterfly Remake.

Semuanya, berawal dari ide Mayu yang ingin mengunjungi desa dimana mereka tinggal pada waktu kecil dan menghabiskan massa kecil mereka bersama ditengah hutan Shirazu no Mori atau The Unfathomable Forest. Kalau kalian ingat, hutan ini juga menjadi latar belakang kisah Fatal Frame I : Hikami & Maiden of Black Water. Plot twistnya, Mayu Amakura merencanakan hal tersebut tanpa dasar yang benar. Karena, ia telah dirasuki oleh roh Sae Kurosawa melalui kupu-kupu merah yang telah membuatnya tertarik dari beberapa hari lalu. Mengapa malah Mayu yang terkena gangguan roh Sae Kurosawa pada fatal frame II? Jawabannya, Mayu memiliki ikatan spiritual yang cukup kuat dan sensitive terhadap gangguan gaib. Sehingga, dirinya menjadi sasaran yang empuk untuk roh jahat seperti Sae.

Alur Kisah Fatal Frame II, Mio & Mayu Amakura

Mio sebagai adik dari Mayu Amakura, menyadari tingkah aneh Kakaknya yang sering berjalan ke tempat berbahaya dan perlahan perilakunya menyerupai perilaku Sae. Awalnya, Mio tidak ingin percaya sampai akhirnya Mayu Amakura menghilang dan ia menemukan jejak terakhir ponselnya ada di depan hutan Shirazu no Mori. Akhirnya, ia memutuskan untuk ke hutan tersebut dan menyusuri berbagai petunjuk hingga masuk dalam desa hilang atau desa minakami, dimana desa ini dipercaya tempat berkumpulnya para dewa.

Bahkan, ia juga menemukan rahasia massa lalu dari Sae Kurosawa yang kini menjadi roh hantu pendendam karena kembarannya Yae Kurosawa melarikan diri dari ritual hingga dirinya gantung diri dalam keputusasa-an. Ia mengutuk desa lalu mencari Yae untuk melakukan ritual bersama, tapi malah sikembar Mio & Mayu yang terkena imbasnya hingga Mio harus menyelamatkan sang kakak dari cengkraman Sae dan memecahkan permasalahan dimassa lalu bersama Yae.

Alasan Tecmo Remake Game Horror Jepang Fatal Frame II: Crimson Butterfly

Langkah ini, diambil oleh Tecmo berdasarkan rekan jejak keberhasilan Fatal Frame I yang mengisahkan Hikami & Maiden of Black Water ataupun Mask of the Lunar Eclipse. Sehingga, ia melakukan remake game horror jepang yang cukup populer pada tahun 2003 dengan nuansa lebih mencekam dengan design visual lebih realistic dengan genre dendam, cinta, dan kesepian beraduk menjadi satu dalam kisah sikembar Sae dan Yae, serta Mio dan Mayu di dalam permainan Fatal Frame II : Crimson Butterfly.